Tak pernah tau mengapa seseorang
tiba-tiba bersikap seperti itu pada ku ,,,
Tak ada yang dapat menjawabnya
,,,
Karena aku dan dia hanya diam
dalam heningnya sudut Waktu ,,,
Keinginan untuk membuatnya tau
mengapa lingkungannya berbuat seperti itu,,,
Namun sikapnya lah yang tak
menginginkan apa yang sebenarnya terjadi ,,,
Menutup matanya akan sebuah
kebenaran ,,,
Yang dapat membawanya pada sebuah
senyuman di hatinya ,,,
Aku kan mengalah ,,,
Karena aku lelah, sebenarnya tak
benar begini ,,,
Tapi langkahku sudah lelah untuk
menuntunnya ,,,
Kini ku serahkan pada apa yang ia
inginkan ,,,
Waktu akan menunjukan apa yang
sebenarnya terjadi ,,,
Atau tidak sama sekali ,,,
Hingga masalah ini akan selesai
dengan sendirinya ,,,
Dengan kehilangan segalannya yang
ia harapkan ,,,
Keadaan hatinyalah yang membuatku
lompat dari kapalnya ,,,
Ku tak dapat menahan apa yang ku
pikirkan ,,,
Seberapa ia tidak begitu melihat
dirinya dalam cermin ,,,
Inilah yang saat ini ku lakukan
setiap saat ,,,
Becermin ,,, ya inilah kegiatan
ku ,,,
Dimana aku akan melihat diriku
sendiri ,,,
Sebelum ku memaksa untuk melihat
seseorang dalam bayangannya ,,,
Tau kah kau mengapa semua jauh
dari kapalmu ? …
Karena kau membanci seseorang
yang dekat dengan mu ,,,
Hanya dengan perkataan yang
terombang – ambing ,,,
Setiap perkataan dapat berubah
sesuai dengan prinsip yang selalu tumbuh dalam cahaya kebenarannya ,,,,
Tidak kah kau melihat dirimu
sendiri ,,,
Kau juga melakukan itu pada ku
juga ,,,
Apakah kau tak merasakannya ,,,
Sehingga kau mengadili satu
persatu awak kapal mu sendiri ,,,
Membunuh mereka secara berlahan
,,,
Perbedaan itu tidak akan dapat di
jadikan dalam satu kesamaan dalam hidup ,,,
Pandangan ku dengan mu berbeda,,,
Begitu pula prinsip ku dengan mu
pun berbeda ,,,
Aku bukan orang yang pemaksa
seperti mu ,,,
Begitu pula aku bukan orang yang
menginginkan pemikiran, prilaku orang lain harus sama dengan ku ,,,
Inilah hidupku penuh dengan warna
,,,
Rahmat Allah yang diberikan untuk
kehidupan ini pada setiap manusia,,,
Ingatlah belum tentu orang lain
dapat menerima sikap keras mu ,,,
Mungkin orang yang kau benci saat
ini selalu memikirkan perasaan dan apa yang kamu pikirkan …
Apakah kau tak tau itu ,,,
Berfikirlah bahwa sikap mu itu
akan membunuhmu sendiri ,,,
Suatu saat nanti,,,
Yaa sikap yang kau berikan ini
pada awak kapal mu saat ini ,,,
Akan balik memburu mu sendiri ,,,
Maka sadarlah dalam ketenangan
hati ,,,
Berubahlah dalam kebaikan ,,,
Tetapi jangan menyembunyikan jati
dirimu yang sebenarnya ,,,
Dan kebudayaan yang ada
lingkungan baru mu ini terimalah dengan mengambil yang baik ,,,
Jangan menghinanya, mencelanya,
memakinya, bahkan mengutuknya ,,,
Inilah manusia yang memiliki
budaya dan kebudayaan di lingkungannya sendiri-sendiri ,,,
Jangan memaksa orang lain ikut
dengan jalan pikiran mu ,,,
Setiap orang memiliki jalan yang
ingin ia tempuh ,,,
Jangan sampai kau
menghancurkannya ,,,
Maka ini akan menjadi akhir dari segala kisah yang indah ,,,
Dan aku bukanlah orang yang selalu benar ,,,
Karena aku masih memiliki banyak kesalahan pula ,,,
Karena aku masih memiliki banyak kesalahan pula ,,,
Kesempurnaan hanya milik Allah ,,,
Cerminan akhlak yang baik pada Rasulullah SAW ,,,
By : Fatimah

No comments:
Post a Comment